"kaidah Sastra & kearifa Budaya__

"kaidah Sastra & kearifan Budaya_ "Tradisi adalah rumah kita sesungguhnya, rumah yang tak muncul hanya karena kita menyembunyikannya di balik berbagai rumah kaca, padahal tradisi adalah rumah susun dari kristal kearifan. , menantang kita mengasahnya._Buku > Seni Budaya lokal Maros

*Kebudayaan nasional tidak dapat dipandang sebagai rumah kebudayaan tunggal yang mengingkari keanekaragaman, tetapi justru sebaiknya dipahami sebagai sebaran dari sekian banyak rumah budaya kecil yang kemudian membentuk sinerji sosial dan mempunyai pengaruh besar terhadap proses-proses penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Keanekaragaman juga termasuk di dalamnya bahasa dan aksara yang dipakai dalam naskah, termasuk juga bentuk, isi serta pengaruh asing yang masuk ke dalamnya

kaidah sastra &kearifan lokal
*mengangkat nilai-nilai sosial budaya daerah yang luhur serta menyerap nilai-nilai dari luar yang positif , juga diperlukan dalam proses pembaharuan ke pembangunan bangsa. sunting dari cat.pinggir > www.Maros Budaya Pappaseng.blogspot.com

*Sirtjo Koolhof, peneliti Sureq Galigo "sastra lisan Bugis Makassar, terdapat Pemakaian bahasa literer yang khusus, metrum, penggunaan sejumlah rumus komposisi, sistem formulaik dan paralelisme. terdapat unsur-unsur yang ada dalam kecerdasan linguistik yang menunjukkan adanya sejenis kecerdasan linguistik yang memungkinkan terbentuknya sebuah komposisi sastra yang epik.

sisi lain dari aspek seni diluar cabang seni sastra (pelukis, pematung, dan pemusik)secara kaidah menyampaikan "kata-kata i aspek kami adalah sesuatu yang sifatnya reduktif, tentu sebab tidak menyampaikan apa yang mereka pikirkan dan rasakan dengan menggunakan kata-kata. setajamnya mereka menyampaikan bahwa keadaan yang lebih sering diwakili oleh kata-kata menyempitkan makna dan tentu eksploitasi karya dengan keseringan adalah kata merupakan rumusan yang tidak dinamis.(ah seni rupa...)

*Senilah yang paling sanggup menyuarakan pengalaman itu dengan lebih langsung, menyeluruh dan lengkap. ekspresi seni, apa pun bentuk dan gayanya, adalah total, sekaligus dan tanpa sisa. dan sekaitan dengan kehidupan, budaya menemukan pada seni alat ekspresinya yang paling tepat dan utuh. karena itu tidaklah jauh dari kebenaran, hingga muncul identifikasi budaya dan seni.

*Fenomena anak usia sekolah yang senang dengan budaya asing >pengidolaan pada tokoh dlm film (shin chank, dora emon, naruto superman dll), Tanpa sadar meluaskan dimiskinkan oleh aneka tontonan dan tayangan yang mencerminkan budaya orang lain, semoga menjadikan kewaspadaan untuk mengangkat dan melestarikan budaya lokal agar menjadi bagian integratif dalam pemelajaran lokal di sekolah.
______________
kaimuddin mbck "Maros Sul-Sel;

"kaidah Sastra & kearifan Budaya_

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Poskan Komentar