PSK, Koruptor , dusta : (kisah kasih ) dan Esai bahasa penyelamatan

Panggil "PSK"demi kehalusan bahasa, karena gagal bahasa formal maka menyeru dengan panggilan"lonte...atau sundal", pula sebutan "koruptor.." terganti dengan kata "maling..rampok atau sundal..?", sekira pelaku koruptor "dikritingkan jarinya" sebagai tanda khas, dan laku jera, (hukum tak mungkin mengindahkan) haha...ha.., Sebegitu halus efek penghalusan peristiwa sebagai kata terpopuliskan menjadi istilah, sehingga pelaku tanpa risih (tetap mondar-mandir, bahkan kelihatan trend) api hal ini bukanlah bagian dari kisruh kaum Muslimah di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung ketika mereka "menolak dengan tegas rencana kadatangan seorang Miss Universe tersebut terlibat...?”( perihal Cyberspace dalam skandal miss universe dari japan mereka Trinidad seni fotografer mesum Tegas Koordinator Suara Perempuan Jabar, Euis Rifqi. katanya, " kedatangan Miss Universe tersebut bisa mengganggu kondusivitas umat Islam dan bisa merusak citra kota Bandung yang bersemboyan Kota Agamis ". Peka introspeksi ini terharapkan (semoga) di kota Bandung atas pelaku, agar lebih marak dipanggil "sundal... lonte..dan bukan PSK (meng-cut pelemahan peristiwa lewat tendensi bahasa) juga jika kita sepakat si Koruptor untuk diteriaki "maling.. rampok... atau pencuri..!". Barulah seruu dan lebih tajam

.
 
Cyberspace telah meletuskan skandal miss universe dari japan dan Trinidad dua kontestan Miss Universe yang terlibat seni fotografer mesum.terdapat pula Satu website mengklaim memiliki empat video, bersama dengan foto, dari dua gadis dan Wyatt
Dan PSK, Koruptor ke-penghalusan bahasa adalah catatan Indonesia yang mengenalkan kelembutan juga kekasaran zaman, lewat bahasa yang dengan terpaksa kita memilihnya meskipun pada akhirnya semua akan terlambat untuk dimengerti, (hari bahasa sedunia tanggal 12 februari 2013lusa ku-ngajak shering atas perihal ini ). Signifikansi keadaan ini pada akhirnya kukatakan, " bahwa kau tak perlu menuliskan apapun di halaman depan suratmu, lekaslah kirim agar angin yang telah saling mengenalkan kita atas ke-asingan : tak keburu mati, sebutan atau teks demikian tak jelas (penghalusan bahasa atas idiom ini sedang tak dianggap masalah), lekas kirim suratmu sehingga kau tak hanya tak tahu kemana sampainya melainkan juga tak menyesal karena tak siapapun membacanya".

Begitu lebay...hukum kita memproduksi bahasa...(mungkin) “Mengapropriasi istilah-istilah demikian ‘kualat’ dan bajingan, tentu tidak bisa dilarang, tetapi ia harus diletakan pada sebuah konteks yang tepat, agar tidak malah menciptakan pengaburan peristiwa, bahkan bisa jadi fitnah, jika kau tanya mengapa ?, maka jawabnya”, itu bukan pelemahan, dan kuanggap selalu tak penting, e...lupa kapan dicetuskan istilah tersebut ?. Musim ini cuaca semakin beku sayang, sebuah tanda keterpaksaan yang membaringkan, tak cukupkah tubuh psk-ku menggigil bahkan bertelanjang sekalipun ?, haha..ha...

Pelemahan bahasa (tidak menohok) atas PSK Koruptor dan dusta adalah istilah dalam rekayasa yang melupakan hampa, selubung, terkungkung dan keasingan, Indonesia benar2 bangsa yang memanjakan terlebih hanya istilah seperti ini, bahkan telah melupakan jika telah menjarah, menindas hingga membunuh. Jangan lagi berderap pada detik yang harus terjelma pada kanvas, sebegini dominan abu-abu memenuhi wajah indonesia kita hari ini, tak terkecuali aspek megalomania bahasa.
Sekali selamatkanmu dengan bahasa, ya bangunlah lonteku... desing peluru dan luka yang kian me-nganga, kuharap membawamu bersandar di pundakku, kita akan terus berlari dan menafsirkan kebebasan untuk berteriak apapun, sebebas-bebasnya sebagai milik kita. jangan tergesagesa waktu belum benarbenar penuh menegaskan kita sebagai 2 orang bajingan yang meng-akrab pada zaman antahberantah ini. Pelemahan bahasa tak apapun hitam terlebih putih sebagaimana "aku mencintaimu tanpa kelamin_
____________
PSK, Koruptor dan dusta : bahasa penyelamatan

Teriaklah atau memekik-lah ,"pencuri....maling...rampok ...!, dan bukan dengan teriakan "koruptor...!!", juga gemakanlah dengan lengkingan , "pelacur...., sundal atau lonte ......!, dan bukan dengan  teriakan, "PSK...!!".

Segala istilah dalam teriakan diatas adalah rupa sebutan yang sangat memalukan apalagi ditujukan pada pejabat, haji atau pemimpin agama, jika melakukan kesalahan. (menekur bahwa aku sekolah Bahasa) Teriak "pelacur.., juga kata perampok uang rakyat" sungguh memekak telinga birokrasi bahkan seluruh keluarganya termasuk anak istrinya meremang, jika demikian plural istilah ini maka : harga diri juga jazad seolah seluruhnya adalah KEMALUAN, haha..ha....

Bukan PSK atas wanita-wanita yang merendahkan diri dengan menjajakan diri seolah kacang goreng saja,  dulu mereka disebut lonte atau pelacur atau cabo. sebutan ini meskipun untuk orang yang melakukannya sudah merupakan hukuman yang berat bagi dirinya. PSK ?, dapat mereka terima atas nama keterpaksa-an karena keadaan : "oh psk-ka-ku...", hemm...bahasa demikian memanjakan-mu.


Zaman telah berubah: maling besar disebut koruptor, kata-kata cemooh bukan saja tidak bikin malu lagi, orang yang melakukannya ataupun keluarganya, malahan mereka pamer hasil "bawah meja" pelemahan bahasa memanjakan dengan trend, kemewaahan dan segala macam keinginan pujian, termasuk hanya harus belajar di sekolah ber-merk top. Ya...karena kata koruptor dalam bahasa sudah tidak merupakan hukuman lagi seperti jika diteriak maling atau pencuri. Fenomena keluarga terinfeksi koruptor tidak lagi malu malahan pamer hasil korupsi nya. Berselang maraknya hal ini, pun tak terlupa minggu hingga sebulan ini pemberitaan di media terus meronrong banyak aktifis menolak kenaikan harga BBM bahkan telah berlangsung ricuh. benar atau salahkah demo mereka, atau perlu style demo baru?, Mahasiswaku...kukira kelahiran istilah bahasa tak memihakmu (kembali aku menekur berdisiplin ilmu bahasa)
"lonte" berubah menjadi "PSK", atau tempelan bahasa lain yang marak menjadi istilah semacam tukang pijat atau teman kencan sementara, atau nama2 keren yang menyelubungi pekerjaan sebenarnya sebagai pelacur, sungguh membanggakan dengan istilah pelemahan keadaan peristiwa oleh bahasa. Dengan perubahan kata ini maka pekerjaan yang semula dianggap hina seperti pencuri menjadi koruptor menjadikan hal2 biasa. bahasa ini bisa diterima masyarakat seolah2 hal yang biasa saja, tidak melanggar norma susila.

Merelay ulang kata "bohong" pada periode lampau se-demikian itu dianggap suatu pekerjaan yang nista apabila kita tidak bicara secara benar kepada seseorang. Ya...berbohong diera ini mungkin adalah adalah tambahan ketepatan suatu profesi yang dibenarkan dalam berpolitik, pun menjadi berbohong itu wajar-wajar saja, ya..kata tukang bohong itu ?, tapi jangan disebut bohong sebutlah sebagai : dusta..!!
_____
Berikut Refresh saja sebab tak mau berhenti menulis, nih tentang Kisah-kasih : dalam Dialog dengan perempuan jalang sebelum kematiannya_

*Perempuan itu menyulam waktu dan rindu di 
ketinggian langit biru, 
betapa jauh menerjemahkan diarinya,
 bahasaku patah

Sebaris kesedihan yang menyiratkan luka yang mengajari betapa berat rasa kehilangan,
Sementara waktu telah berjalan begitu cepat, menghitung sisa hari seperti ketukan detik jam yang melekat pada bom waktu, sebuah rahasia terkubur rapat-rapat mengelilingi kematian,
baginya,"malam memanglah persekutuan sunyi dan rasa sakit".
Rasa takut seperti bahasa maut di urat leher, katanya di suatu keheningan
"Harapan dan kenyataan saling sahut, menghibur sekaligus mencemooh, bangkit juga tindih"

Dialah perempuan jalang yang mengadu pada jerit.
perempuan yang menulis suara malam dan isi hatinya.

Sekali saja perempuan jalang itu tersenyum, ketika
menerjemahkan bayangan wajahnya pada warna langit.
Di ke-esokan harinya ia .......... "entah dimana ?"
__________________
Tulis-tulis saja sebelum "wawancara di pelacuran"2009, wawancara malam itu, sebelum kematian-nya

PSK, Koruptor , dusta : (kisah kasih ) dan Esai bahasa penyelamatan

{ 5 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Mensha mengatakan...

Dusta dan Koruptor adalah hal yang tak dapat kuterima namun PSK sih ,,,, Boleehh ajjaaaaa..

umhar mengatakan...

perempuanku yang dihiananti oleh sang pejantan...

kaimuddin Mabbaco mengatakan...

tidak tepat ya..kalo bilang "PSK Kita" ?, hihi..hi..

ariefdoank mengatakan...

bagaikan seekor bebek yang berkotek ditengah hari bolong..
begitupun para betina yang menjerit akibat ulah sang petarung..
ibarat musang berdusta di tengah musuhnya..
begitupun akhlah, moral etika, bikin karakter seseorang berbeda..
anjing menggonggong tanda ada sesuatu..
kuda menjerit karna naluri..
seorang biadab tak pernah akan mengaku..
hingga saatnya azab, takutlah ia kembali..

kaimuddin Mabbaco mengatakan...

terima kasih atas apresiasi teman-teman

Poskan Komentar