sinopsis tari 4 etnik dan mangaru

Sinopsis pentas tari 4 etnik dan angaru/ mangaru (dibaca sebelum pentas tari kreasi ini di mulai), terlaksana pada acara Blogilicious nusantara di Kab. Maros bertempat di baruga utama kantor bupati pada tanggal 1-2 september 2012. 


 "Provinsi sul-sel yang dihuni berbagai etnis dengan budaya yang beraneka ragam, mengindikasikan kemudian kreasi Pertunjukan Musik dan tari tradisional ini, hal yang merupakan gabungan dari 4 etnik yaitu Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja, dengan kostum khas masing-masing dalam berbagai bentuknya, secara umum sering dipertunjukkan untuk penyambutan tamu kehormatan dapat juga semisal pertunjukan meramaikan  pesta perkawinan juga acara  yang bersifat  syukuran, tarian ini dibuka dengan irama pakanjara atau gendang dengan ketukan bertalu-talu khas makassar, juga memadukannya dengan tari Maggellu dari Tator, Tari Mandar  Mappendisasi dan tari Pattennung juga tari Pattuddu, Segalanya menjadi ramuan ke gerak berkonstruksi dan selaras dengan penguatan yang lengkapi dengan  Angngaru / aru. Sedang angngaru yang adalah tradisi sakral dengan budaya tutur (mengunkapkan paseng/pappasang) dalam mengangkat janji/ sumpah setia kepada pemimpin, dan pelaku angaru atau pangngaru menyatakan kebulatan sumpah setia tersebut dengan kesungguhan lewat gerak, yaitu dengan menusukkan benda tajam "badik khas sulawesi-selatan ke tubuh sendiri pada bagian yang sifatnya rawan semisal di leher juga di ulu hati.

mereka di komunitas seni tari kampus sanggar "syekh Yusuf"
Pada periode yang sangat awal tradisi mangngaru pada masa kerajaan ketika terjadi peperangan, sang pangngaru atau yang melaksanakan angngaru ditunjuk tertentu sebagai pemegang bendera atau panji peperangan, ketika dalam peristiwa pasukan terdesak oleh lawan, maka pangngaru melakukan bate/ bekas kaki yang diperjelas, lalu menancapkan  bendera diatas bate tersebut, sambil tanganya mencabut Badi, diiringi sumpah setia kepada pasukan dengan teriakan keras, menggelegar untuk didengar oleh lawan, kawan ataupun botinglangi (penghuni langit) dengan tekad dan janji  bahwa, “dirinya tak akan mundur dari bate /batas kaki yang telah menjadi penanda kecuali nyawa telah melayang.  

Implementasi budaya luhur angaru ini, merupakan bentukan  karakter  atas  menjadikan orang-orang Bugis-Makassar  masih berpegang pada  lempu, getteng , adatongeng, acca, demi keterikatan dalam janji dan kesetiaan  yang keluar dari ucapan Pangngaru dalam bentuk sumpah setia.
Rangkaian entertaimen/ pentas untuk hiburan (2) dengan lagu-lagu nelangsah Balada, di acara bloglicious, yang pada pembukaan (sebelumnya) telah di buka dengan Tari 4 )empat) Etnik_ket gambar : foto pentas kompilasi pemusik trotoar Maros garapan kaimuddin Mbck.
_____________
demikianlah pada hari tersebut dalam acara Blogilicious di Kab Maros, di selingi hiburan dari kompilasi musik akusti maros juga apresiasikan tari 4 etnik ini_wassalam

Inspirasi Kopi Dg Te'ne

"Nikmati kopi dengan bijak maka hiruplah manfaat bagi kesehatan anda", sebuah kalimat yang menganjurkan atas minum kopi dan tetap menjadi terapi atas kesenangan anda berlama-lama di warkop bersama sahabat. Mengenal kopi sebelum mendunia pada awalnya ditemukan seorang pakkampi/ gembala di dataran Timur Tengah diamatinya binatang tsb saat/ usai makan biji-bijian itu, bilangnya "binatang itu berubah   menjadi agresif", dari situ ia mencoba memakan bijian itu pula (kopi) dan merasakan hal yang beda, kemudian disebarluaskan pengalaman tersebut. (Sebagaimana hasil penelitian manfaat kopi dari Harvard Women’s Health*)
 
Ilustrasi Nikmat Kopi : sebab ngopi tampaknya bahwa segala sesuatu kembali harus diberi ruang...diberi makna. Menyeruput kopi sambil senyum pada teman teman semeja atau pada sekomunitas Blogger atau sekumpulan pemain catur, seolah menjelajahi ujung bantaran sungai hingga daratan keseluruhan-nya, ya segalagala terasa hidup, seperti :

......segar dan harumnya kopi, juga
manis dan pahitnya......
bilangmu, "nih aroma sering mengagetkan..!".


dengan warnamu yang hitam pekat menjanjikan cita rasa unik, jangan ngebuatmu kecanduan, lihatlah apresiasi ketiga orang ini segala karena sugesti kafein, sedang Arab menyebutnya “qahwah” yang arti harpiahnya disandingkan dengan “kekuatan”. Kata qahwah ini kemudian berubah dalam berbagai bahasa menjadi “kahveh” (Turki) – “koffie” (Belanda) 
– “kopi” (Indonesia).
tempat inspirasi di warkop
Di warkop tak perlu menimbang apakah kita berbakat atau tidak, juga tak perlu irama yang mendayudayu, berjalanlah diamdiam seperti gerak ombak yang ke-asyikan menggali sendiri. Hari ini berhentilah berpikir dan biarkan waktu yang berasumsi sendiri menandaimu, dan inspirasi kopi sini, "sebab ku berlama-lama di bawah pohon mangga hingga ubanan, serupa minuman kaleng dalam kulkas yang berani beku sendirian.

*secangkir kopi pekat ini mengingatkan hidangan kopimu dulu yang kemanisan, bilangmu "dengan ini kau akan lebih manizz DIKIT bang": setua ini dan pengaruh kopimu membuatku tetap maniss....(bukan DIKIT) Huaha,,,ha..(lemparkanma kelaut.....

*"oh kopi ..., pahit dan hitam wujudmu (ah...aku takkan merayumu dengan kalimat seperti tadi, meskipun harus tidak jujur__awwe saya tommo sendiri lompa kelaut deh...wkwkwkwkwkw

*segini teguk saja minum kopi mu, kau telah mengajakku kelangit "mangnya...kopi itu numbuhkan sayap ....(awwee....ampunma oh laut ...

*kau terus meminum kopi itu...padahal pait, mengapa...mang aku senikmat kopi itu ya.... ?. (awweeee...bunuhma raksasa......

*ntah brapa tegu' kopiku kau resap..., sebegitu pula aku hasrat menaiki tebing bibirmu dan menuruni jurang tenggoronmu, teguklah lagi aku hampir hinggap di hatimu_huaha...ha....

*menyudutkan sepi : usai hujan bangku panjang dan aku di antara gelas gelas kopi, dan..... tak siapapun

malam di warkop dg tene "ta' ada alsan U Bte jg sepi.., kopi dinginnya pak..


jika di warkop, maka tanpa diminta pelayan nyedia-in kopi plus roti bakar juga kentang goreng sangat simple merupakan santapan sederhana dan tanpa memicu kencang kolesterol, berbeda jika di warteg kita di suguhi ayam goreng atau gulai ayam keterusannya bikin gemuk dan obesitas, tapi di sini pelayannya...haha...manis seperti rasa tebu, nenas, susu juga rasa madu, di warteg kita di kerumuni asap dan aroma makanan bakaran seperti bau dari dapur umum, masih disni tentu bisa tetap on line ketemu teman dunia maya juga ada live music bisa nyanyi-nyanyi dan ngebuat ketemuan ma pacar lebih romantis. Di warkop ruangnya menghitung-hitung aspek estetika mata kita dipenuhi dengan tatanan ruang yang indah, ya kursi meja plus taman dan bawah pohon mangga itu tempat favoritku jelajahi semua tempat.


Jangan kemanamana sebab tak ada yang menangis rindu jika kau kuyu, juga jangan menjadi apapun sebab kembaranmu ada dimanamana. ya...di sini saja menginspirasi, karena kau memang.....beda.
___________
* Ungkap Harvard Women’s Health, "Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi. Penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke. Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama. Fungsi kognitif. Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein. ....

konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak. Diabetes. Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%.

Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa. Kanker. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar. Sirosis. Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.
_________________
by : www.sang baco.com


Wajo Sengkang sutera dan Danau Tempe

Kubaca "Sengkang sebagai Kota Sutera", Dari wisma di pebukitan Sengkang ke batas pandang danau Tempe, pemandangan indah atas tataran kota, dan daratan sekitar danau Tempe akibat pendangkalan yang terbentuk dari Fenomena alamiah, tampaklah Danau Tempe dari jarak jauh banyak terdapat garis-garis  daratan kecil yang terjadi sebab proses pendangkalan, dan atas pendangkalan tersebut Danau tempe seolah laut yang terdapat  sekat-sekat daratan, dengannya  membentuk hulu-hulu sungai juga  banyak di jadikan rumah tinggal bahkan celah endapan yang terbentuk (seolah sungai) ini terdapat beberapa rumah terapung sebagai tempat tinggal masyarakat yang memanfaatkan pendangkalan tersebut sebagai tempat membangun rumah, segalanya sebab  proses geologi alam.


dari pebukitan ke jarak danau tempe
Dan hal lain mengungkapkan bahwa kota Sengkang atau kabupaten Wajo, menyimpan banyak cerita  masa lalu, yang terkait dengan kerajaan cina pammana, yang dalam kisaran sejarah menandai/ melahirkan tokoh We Cudai dari kitab tertua I Laga Ligo, juga tokoh Lamaddukelleng sebagai anasir kearifan bertindak juga tokoh lain yang menjadi insfirasi bagi masyarakat Wajo adalah Puang Ri Maggalantung, yang pada episode lain atau baca di tulisan lain (mungkin dapat membacanya dari tulisan tokoh budayawan sejarawan sengkang)

Di Sengkang sebab seminar dan sosialisasi   PANITIA BLOGILICIOUS MAROS

KBM maros dalam kunjungan ke-seminar sekaligus sosialisasi Nasional Blogilicious 2012, di sengkang oleh panitia KBM, bareng sang baco, Ansari Jelek, Uak Sena, @Rahma , @Isal, ecky, dan pilot oleh Andi Agus, dah ngomongin banyak ke peserta sebagai bekal atau pengantar awal pemahaman awal tentang pentingnya nge-blog, akan kebersambungan  proses pelaksanaan acara kelak di Kab. Maros tanggal 1-2 sep 2012, di Baruga utama kantor bupati kab Maros. 

gambar rumah adat sengkang di Sao Raja La Tenri Bali


 Danau Tempe terletak di bagian Barat Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Tempe, sekitar 7 km dari Kota Sengkang menuju tepi Sungai Walanae. Danau Tempe yang luasnya sekitar 13.000 hektare ini memiliki spesies ikan air tawar yang jarang ditemui di tempat lain. Hal ini karena danau tersebut terletak di atas lempengan benua Australia dan Asia. Danau ini merupakan salah satu danau tektonik di Indonesia. hal ini juga menyebabkan terjadinya migrasi burung dari Australia setiap ruaya atau musimnya khusus ke danau tempe. Berikut catatan gambar contoh burung dari Australia
burung migrasi dari australia ke danau tempe

Jambatan jalur lintas seberang antara Danau Tempe ke Kota Sengkang
Danau Tempe sebagai sumber air peroleh pasokan air dari Sungai Bila dan anak sungainya Bulu Cenrana. Selain memasok air, kedua sungai tersebut juga menyebabkan pendangkalan akibat tingginya erosi di bagian hulu. info teman A Agus pemerhati lingkungan kabar-in "bahwa pendangkalan tanah yang sangat luas itu di danau tempe menjadi tanah sengketa....wow


Setiap tanggal 23 Agustus diadakan festival laut di Danau Tempe. Acara pesta ritual nelayan ini disebut Maccera Tappareng atau upacara menyucikan danau yang ditandai dengan pemotongan sapi yang dipimpin oleh seorang ketua nelayan yang diikuti berbagai atraksi wisata yang sangat menarik. Pada hari perayaan Festival Danau Tempe ini, semua peserta upacara Maccera Tappareng memakai baju bodo (pakaian adat orang Bugis). Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai atraksi seperti lomba perahu tradisional, lomba perahu hias, lomba permainan rakyat (lomba layang-layang tradisional, pemilihan anak dara dan kallolona Tanah Wajo), lomba menabuh lesung (padendang), pergelaran musik tradisional dan tari bissu yang dibawakan oleh waria, dan berbagai pergelaran tradisional lainnya. Namun sekarang terjadi kepunahan beberapa spesies, hal ini disebabkan relung relung yang berada di danau tempe sudah di isi oleh spesies lain akibat restoling ikan mas yang berlebihan
alat tenun sutera di sao raja
 tentang perihal sejarah masa lalu ini, hal  yang sangat kental adalah terkait erat dengan awal pengembangan Islam yang sangat dini sekitaran 1300  waktu sejarah masuknya Islam di Sengkang yang sangat baru bagi pengetahuan sejarah. ( 1600 sebagai tahun populer masuknya islam di bumi Sulawesi Selatan)

Keberadaan Danau Tempe terbesar ke 2 di Indonesia Sekarang,
 beberapa proses geologi yang menghasilkan pemandangan nan menakjubkan

burung bermigrasi dari Australia ke Danau Tempe

warga di kota ini menggeluti kerajinan sutra. Bahkan, mereka pun melakukan proses pemeliharaan ulat sutra di rumah-rumah. Seperti pemandangan yang terlihat di sebuah desa di Kecamatan Sabbangparu. Hampir seluruh kolong rumah warga di kampung ini merupakan kandang ulat sutra. Kondisi tanah yang subur memudahkan para warga untuk menanam pohon murbei yang merupakan pakan ulat sutra. 













"Dalam sehari kita harus kasih makan lima kali. Baru kalau malam dikasih lampu biar terang," ujar Minintang, salah seorang peternak ulat sutra, Selasa (8/5/2012).  Benang sutra yang dihasilkan dijual dengan harga Rp 340.000 per kilogram.

Nah, selain menjual benang, warga juga memanfaatkan benang hasil pintalannya ini dengan bertenun. Mereka menggunakan alat tradisional untuk merangkai untaian benang sutra menjadi bentangan kain yang indah dengan berbagai motif dan corak.
sosialisasi seminar Nasional Blogilicious 2012di sengkang oleh panitia KBM bareng sang baco, Ansari Jelek, Uak Sena, chemisRahma , Isal nak bungsu, ecky, dan pilot oleh Andi Agus

Ada dua jenis alat tenun yang lazim mereka gunakan. Yang pertama adalah alat tenun "bola-bola" dan yang kedua disebut "bola". Meski namanya mirip, namun kedua alat ini tentu berbeda. Alat tenun "bola-bola" digunakan dengan menggunakan kedua tangan serta kaki. Sementara alat tenun "bola" hanya menggunakan tangan yang benangnya dimasukkan satu per satu.

alat tenun Bola
"Kalau 'bola bola' caranya digunakan gampang dan cepat. Tapi kalau yang 'bola' susah dan lama bikinnya, tapi bagus kualitasnya harganya juga mahal," ujar Nurmi salah seorang perajin sutra.

"Bola-bola" mampu menghasilkan satu sarung selama empat hari dengan harga berkisar Rp 60.000- 70.000 per helai. Sementara "bola" memakan waktu lebih lama. Untuk satu buah sarung diperlukan waktu dua bulan. Namun alat tenun bola ini menghasilkan sutra yang berkualitas dengan harga Rp 600.000-900.000 per helainya.

tenun bola-bola di sao raja
Selain corak dan motif yang unik, sebagaimana nama motifnya yang umum di produksi yaitu pucu' dan cobboi, pun proses pembuatan hingga pewarnaan masih menggunakan bahan alami. Para perajin Sangkang memakai pucuk daung mangga, getah pohon, daun pandan hingga kunyit untuk memberi aksen pada hasil tenun. Menurut Nurmi, hal ini dilakukan untuk memberikan kualitas warna abadi yang tak termakan usia.

Proses yang sama pun dilakukan saat membuat kain sutera. Menurut Nurmi, kain sutra memungkinkan pembelinya untuk mengkreasikan hasil tenunan sesuai dengan selera. Mereka bisa menjadikannya baju, aksesoris atau bahkan tas.


Sayangnya, hingga kini, produk natural yang membanggakan ini masih terganjal masalah pemasaran. Umumnya, barang-barang istimewa ini dijajakan oleh para perajinnya di pasar-pasar tradisional. Selebihnya, tak ada pilihan lain, kain-kain istimewa itu dijual dengan harga murah kepada pengusaha lokal. Para pengusaha itu yang kemudian mengeruk keuntungan besar dengan mamasarkannya ke mancanegara.

Harga kain pun melambung, namun keuntungan besar didapat oleh pemodal. Jerih para penenun seolah tak terbalas.... Sengkang kota sutera semoga tidak tidur, kenangan....?,wadooww >  lirik pemerintah beri mereka ruang lebih...
_______________
catatan sementara....

kumpulan sajak " panggil aku, bangsat...!!"

Kumpulan sajak bangsat adalah mulut yang tak selesai bicara, mata dagu juga bibirmu berusaha ditelannya dan jika kau tak disini hal bangsat lainpun keburu hidup atas tragedi yang sepantasnya kita buang saja di jembatan agar tak keburu menumpuk, ya..seumpama peristiwa berikut : sore itu dan sebuah ilustrasi gambar dramatis ketika orang penuh desak atas melambatnya arus lintas jalan, peristiwa bangsat sekali ini ?, maka ia tak mengenal kata terlambat sedikitpun apa lagi panggilan tuk menunda saat jalan begitu macet dan gadis boncengan hampir saja buat hajat di belakang motor tuanya itu...._ Sebuah kalimat pembuka pada kumpulan sajak bangsat yang telah setengah sobek, tampak bahwa lembaran awal dengan potongan kalimat tadi bukanlah sampul (terpikir membuangnya usai baca satu halaman di sebelahnya, tapi jika ini penting sajak paling bangsat, maka keterusan di halaman sebelahnya "mungkin saya juga anda dapt saja tersesat?".

Jangan tuliskan apapun di halaman depan suratmu, lekas kirim agar angin tak keburu mati, sehingga kau tak hanya tak tahu kemana sampainya melainkan juga tak menyesal karena tak sempat mengirimkannya. Cuaca beku musim ini, adalah keterpaksaan sayang...., keterpaksaan yang membaringkan...penuh ke-telanjang-an, dengan ini  aku melupakan hampa, selubung, terkungkung, juga melupakan bahwa aku asing, termasuk melupakan dibunuh atau membunuh.
foto kumpulan sajak bangsat
Tiba juga pesta ini sayang..., dan aku hanya memberimu "kartu lebaran", tentu ini hanya benda-benda, tapi ungkapan didalamnya memberi fakta bahwa dunia betapa menghendaki ucapan yang luhur untukmu, pada kekasihku...sekaligus lonteku yang bangsat,"Idul Adha...untukmu sayang, semoga Tuhan memaafkanmu, jangan pernah membagi hewan kurban pada nakpapa juga yatim piatu (teman kita di jalanan itu), sebab itu hasil lacurmu pada malam-malam yang beringas, hehe..he,..he...

aku, bangsat...!!"
Sayang.... aku tak meragukan matahari atau trotoar panas ini membakarmu, setelah sebelumnya bahwa kitapun bangsat-bangsat saja sebagai kekasih dengan pula segala kesetiaan, sungguh...kutelah bebaskan diriku dari perasaan sakit sebagai cara menemukanmu berulang-ulang, tentu kutak pernah kehilanganmu dengan untai peristiwa itu, tak pernah terlupa sayang...: desing peluru, luka yang me-nganga, sebab ku selalu memanggulmu di pundakku, kita akan terus berlari dan menafsirkan kebebasan sebagai milik kita. jangan tergesa-gesa sayang waktu belum benarbenar penuh menegaskan kita sebagai 2 orang bangsat yang saling setia. (Link terkait >kumpulan catatan berantakan-1 

Sore itu benar- kumemanjakanmu sayang, ih...kau nikamati benar kue coklat pemberianku, setelahnya kau memberiku senyum sebagai isarat belum membelikanmu gaun malam, perih …kupenuhi janjiku yang tertunda, (itu yang tak kau tahu sayang ), nantilah hingga teriakan terakhir “maling”, tak terdengar..., aku masih disini sayang pada luka kemarin yang belum tersembuhkan.

Bangunlah lonteku yang bangsat, meski lebih sering malam tak menjanjikan apa-apa, aku tetap tahu kau mendengar suaraku dari kamar sebelah ketika syahwatmu bertaruh untuk makan malam bentar, ah...ruang-ruang kamar ini begitu memenjarakan kita sayang...., dan sesekali sebab rindu aku menuliskan atau kau dapat saja membaca namamu pada kaca yg berembun itu, betapapun esok matahari menghapusnya > kumpulan-sajak-panggil-aku-bangsat.

Sayang ...malam ini,  matamu benar-benar tenggelam dingin dan kabut,  bila aku mendesakmu dengan semburan api dan menciummu berulang-ulang, uh..peristiwa ini selalu kau tandai sebagai "aku yang selalu nekat"- usai menemani tetangga kamarku....tetaplah " tersenyum seperti biasa....seperti biasa kita saling menarik ke permukaan, berusaha memenuhi segala impian, mungkin "kita gila" sayang, dan kita dalam iringan ini selalu, tapi  Upsst.. jangan berkedip, dijendela kaca yang kutulis namamu embun membesar dan bumi kelihatan nampak di beningnya.

Sayang...kau belum juga meninggalkan kamar sebelah ?, (dengan itu) masih.... dengan luka kemarin, membaca sepi hingga mabuk, aku terdesak, seberapa luka di puisi subuh ini ku hiasi jika terus tak menemukanmu, sebuah keterlanjuran menuggumu sayang...dengan waktu yang tak membuatku tua.
---------------------------
kaimuddin mbck, 2004 dalam kumpulan sajak " karena aku bangsat"

Kumpulan sajak bangsat 2
1. Rentangan pergi itu  busur-panjang dengan jarak tanpa ketetapan.., aku melihat ke dalam hati saya sendiri dan melihat bahkan merabamu, "sebuah tempat yang asing", menurutmu, tempat asing dan tak ter-elakan.., kau di ususku tentu kian menjelma lagi dalam bentuk yang tak kupahami. Ah, biarkan diriku lenyap, memasuki kekosongan yang tak lain adalah dirimu, semoga pergimu terdengar nyanyian mulia; "Kepada Nya, kita semua akan kembali", (mengenangmu serupa ini cukup membuatku "menjadi se-kumpulan bangsat

2. Bisikan yang hanya menyelami diri sendiri, bukan
sajak dengan huruf besar, yang kutahu ini tak selesai.. dan diantara kita jenak jenak menggantung penuh gempa. Jika kau ingin mari... menggurat  rindu  pada guncang yang kita bawa- serta,  bahwa tak mudah saling melangkah pergi . Setelah ini aku ingin menangis hingga sesak di pundakmu (mungkin...ini sangat bangsat?, tepat ketika di suatu waktu tatkala jarak membuat kita mengerti __semakin mengerti bahwa dalam cinta kita terlahir sebagai bangsat...tak selain pun !.
3. Ketika membaca suratku, sungguh aku telah jauh : setelah kau siuman dari susup sela hiruk-pikuk sekumpulan kebangsatan kota, akupun adalah waktu yang semakin menua dan kita memijak di padang ini penuh nyeri di uluh hati. Tanpa meninggalkanmu ?, aku kuatir tak dapat memanggulmu lagi di pundakku, tapi aku ingin terus mengenang semuanya...mengenang "kita"
    
 : "peluh, sakit juga kerinduan yang meletup-letup...", aku
        meminjam kalimatmu...
       "dalam keluh kita TAK butuh  mimpi kita hanya butuh menangis 
        lama-lama sampai...tak ada lagi  air mata untuk selain "kita".
__________________
pagi dari jarak bukit penginapan ke danau tempe sengkang : catatan yang tak mengenalkan-mu hal lain, selain perih yang meminta-mu membuangnya usai baca, Demikianlah kumpulan sajak bangsat

Belajar sastra & puisi : "Luka Indonesia"

Ruang belajar sastra puisi dalam catatan "Luka Indonesia", dalam bilik hati rakyat tersimpan sajak dukamu, duka di sepanjang musim penantian, hingga jerit-jerit igau dengan luka kian mengeras,  sayat perih penuh kenangan, ya sebuah luka biasa yang nganga tanpa sempat beda antara luka baru atau lama..., berkali dengan tatapan kosong, ketika  belati yang muncul lalu telusup riuh di pori-pori kulit, sebuah kesan rindu  yang lambat dan purba. Selepas hujan pemilu adalah langit mengirim kelabu pucat juga angin beserta gigil, tak bertanyakah lagi setelah sungai sungai telusupkan keruh ?, dan kau adalah malam-malam pucat dan tak purnama. Dalam luka penuh "tak ada yang menjemputmu, kau terbaring, sakarat....!".
keterangan gambar : ajar sastra puisi kepada peserta blogger pangkep dengan spesifikasi materi"bagaimana konten menulis sebagai kekuatan"
 ____________
*Abstraksi atas Sastra,  ilustrasi puisi serupa ini dengan pencapaian kata yang sedikit diperhitungkan baik dari segi bunyi, keindahan irama, dan juga sekaligus mewakili makna. Meskipun ia puisi tanpa bentuk bait, tapi momen-momen puitik yang jadi prioritas menentukan tingkat apresiasi, dan sebagai tambahan pembelajaran dapat dikatakan bahwa kemampuan mengolah kata menjadi puisi  didasarkan pada pilihan kata atau kata-kata pilihan yang mewakili peristiwa juga dukungan pengalaman dan kepekaan si penyair.

Sastra ( artikel ) "luka Indonesia" : Keadaan jiwaku serupa dengan perasaan masyarakat Indonesia kebanyakan, melemahnya idealisme dan menguatnya pragmatisme dipartai, yang tak malu memandang tubuh sendiri yang arang!, Dan, kini aku berdiri di panggung menghitung orang-orang, yang telah tumbang, orang-orang yang tak sepemikiran, yang juga adalah toko dan bukan tokoh, juga artis yang tampak pas memenangkan pemilu. Pilih Artis dalam Pemilu, Lupakan Nasib Buruh* < dialog menjadi teks sastra
 
Luka Indonesia Pemilukada : Ayo...menulis satu nama ( artis atau bukan artis sama saja buruh juga boleh ), sebelum hujan di luar  menderu turun dan menghanyutkan segala nama segala peristiwa, juga Pertaruhan Nasib Buruh penuh hujan tak henti, ya... terus-menerus... orang-orang mulai kekehilangan angka, kehilangan teks kehilangan ketika menghitung cerca yang di alamatkan padanya, sekarang aroma pemilu /mulai memilih-milih dengan terpaksa atau tidak terpaksa. pilih yang populer yaitu artis..?, : Tingginya potensi kecurangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia, karena bobroknya mental para calon, juga rakyat atas tingginya tendensi materi................................................>apresiasi menjadi puisi

 *catatan menanggapi riak-riak penguatan pemilu, juga terpenting mahalnya Kunjungan Kerja DPR, Edisi Rabu 2 Mei 2012 (*", ketika luruh di antara beribu peristiwa tulislah satu nama agar sesuatu tertinggal, tiba-tiba aku ingat kau yang tak beda : apakah kau sedang menangis atau bercanda, aku tak mungkin menghapus kesan tadi, serupa ketika kau tanpa apresiasi apapun,  sewaktu kututupi jidatmu dari matahari karena kulitmu yang sungguh berminyak, aku mengenang ini sebagai  yang tak pernah selesai seperti saktinya "Plat Mobil Anas".

Belajar sastra & puisi : Luka Indonesia 

 Di sepotong kedap sunyi hari ini, 
getaran itu terhenti pada sebuah....NAMA, sebagai.... 
       judul terindah dengan narasi panjang, dengan nama itu aku temu bahasa paling bisu di semenanjung kata yang menuntut jalan keluar dengan selip doadoa hingga ciuman wangi hujan  

dengan nama itu  tiang-tiang lampu jalan,  jembatan juga 
      umbulumbul, adalah denyut tenang di degup lafalan ku setelah menjadi kata, tak peduli ia gemeretak kedinginan setelah peristiwa kemarin.

dengan nama itu, disampaiku hari ini, tak kubedakan antara jembatan, lampu jalan atau umbul-umbul, atau aku adalah  resiko kaku terhadap gagasan ,

Studi Sastra dan Puisi
Pada karya cerita fiksi, daya tariknya terletak pada unsur cerita,  atau kisah dari tokoh-tokoh yang diceritakan. Selain itu, faktor bahasa juga memegang peranan penting dalam menciptakan daya pikat, kemudian gaya dan hal-hal  khas yang dapat menyebabkan karya itu memikat pembaca, / picu keterpengaruhan ini, yaitu: 1) kaidah sastra, 2) mengenal ciri sastra, 3) wilayah studi sastra, dan 4) wilayah kesusastraan. meskipun Keempat konsep tadi masih merupakan Dasar Studi Sastra sebagai berikut ini.

Kaidah sastra / daya tarik sastra
Sebagaimana dikatakan Herman J. Waluyo, (1994: 56-58 ) bahwa kaidah sastra atau daya tarik sastra terdapat pada unsur-unsur karya sastra tersebut. . Khusus pada cerita fiksi, ada empat hal lagi yang membantu menciptakan daya tarik suatu cerita rekaan, yaitu : 1) kreativitas, 2) tegangan (suspense), 3) konflik, dan 4) jarak estetika. Uraian keempatnya sebagaimana dikutip dari Waluyo ( 1994:58-60 ) berikut ini.

Dasar Studi Sastra. 1) Kreativitas
Tanpa kreativitas, karya sastra yang diciptakan pengarang tidak mungkin menempati perhatian pembaca. Kreativitas di¬tandai dengan adanya penemuan baru dalam proses penceritaan. Pengarang-pengarang yang lazim disebut "avantgarde" atau pelo¬por, biasanya menunjukkan daya kreativitas yang menonjol yang membedakan karya rekaannya dari karya yang mendahului.
Dalam sejarah sastra Indonesia, kita mengenal para pemba¬haru sastra Indonesia yang menunjukkan, daya kreativitas mereka, seperti: March Rush (dengan Siti Nurbaya), Abdul Muis (dengan Salah Asuhan), Sutan Takdir Alisyahbana (dengan Layar Terkembang), Armijn Pane (dengan Belenggu), Achdiat Kartamiharja (dengan Atheis), Mochtar Lubis (dengan Jalan Tak Ada Ujung), Iwan Simatupang (dengan karya-karyanya yang bercorak eksistensialistis), Putu Widjaya (dengan Gress), Danarto (dengan cerita-cerita mistiknya), dan sebagainya.
Penemuan-penemuan hal yang baru itu mungkin melalui peniruan terhadap karya yang sudah ada dengan jalan memper¬baharui, namun mungkin juga melalui pencarian secara modern harus banyak bersusah payah untuk menemu¬kan sesuatu yang baru, untuk tidak hanya mengulang-ulang apa yang sudah diucapkan/diungkapkan oleh pengarang lain.

Dasar Studi Sastra. 2)Tegangan ( Suspense)
Di depan telah dibicarakan tentang tegangan atau suspense. Tidak mungkin ada daya tarik tanpa menciptakan tegangan dalam sebuah cerita. Jalinan cerita yang menimbulkan rasa ingin tahu yang besar dari pembaca adalah merupakan tegangan cerita itu. Tegangan bermula dari ketidakpastian cerita yang berlanjut, yang mendebarkan bagi pembaca /pendengar cerita. Tegangan meno¬pang keingintahuan pembaca akan kelanjutan cerita. Tegangan diakibatkan oleh kemahiran pencerita di dalam merangkai kisah seperti yang sudah dikemukakan di depan.
Tanpa tegangan, cerita tidak memikat. penulis/pencerita yang mahir akan memelihara tegangan itu, sehingga mampu mempermainkan hasrat ingin tahu pembaca. Bahkan kadang¬kadang segenap pikiran dan perasaan pembaca terkonsentrasikan ke dalam cerita itu, karena kuatnya tegangan yang dirangkai oleh sang penulis. Dalam menjawab hasrat ingin tahu pembaca/ pendengar, penulis/pencerita memberikan jawaban-jawaban yang mengejutkan (penuh surprise). Tinggi rendahnya kadar kejutan itu bergantung dari kecakapan dan kreativitas pengarang. Penga¬rang-pengarang cerita rekaan besar seperti Agata Christie, Serlock Holmes, Pramudya Ananta Toer, dan sebagainya, mampu mencip¬takan jawaban-jawaban cerita yang penuh kejutan sehingga cerita¬nya memiliki suspense yang memikat.
Cerita-cerita action biasanya dengan suspense yang keras. Cerita semacam itu berusaha mengikat perhatian pembaca terus-menerus.

Dasar Studi Sastra. 3)Konflik
Membicarakan daya tarik cerita rekaan harus menghu¬bungkannya dengan konflik yang dibangun. Jika konflik itu tidak wajar dan tidak kuat, maka jalan ceritanya akan datar dan tidak menimbulkan daya tarik. Konflik yang wajar artinya konflik yang manusiawi, yang mungkin terjadi dalam kehidupan ini dan antara kedua orang yang mengalami konflik itu mempunyai posisi yang kurang lebih seimbang. Jika posisinya sudah nampak tidak seimbang, maka konflik menjadi tidak wajar karena pem¬baca segera akan menebak kelanjutan jalan ceritanya.
Konflik itu juga harus kuat. Dalam kisah kehidupan se¬hari-hari, konflik yang kuat biasanya berkaitan dengan problem manusia yang penting dan melibatkan berbagai aspek kehidupan. Konflik itu bersifat multidimensional yang tidak mudah menye¬lesaikannya. Roman Salah Asuhan dan Belenggu memiliki kon¬flik yang cukup kuat karena problem yang menyebabkan konflik itu adalah problem hakiki dalam kehidupan manusia. Konflik itu, juga sukar menyelesaikannya karena tidak mungkin adanya satu jawaban saja. Hal ini berbeda dengan konflik yang dibangun me¬lalui cerita wayang. Karena tokohnya hitam putih, maka konflik dalam cerita wayang segera dapat ditebak jawabannya.
Dalam novel-novel mutakhir, jalinan konflik itu cukup bervariasi. Karena konflik menjadi dasar cerita, maka perhatian pengarang kepada konflik ini kiranya memungkinkan mereka akan lebih mampu menjalin cerita yang memikat.

Dasar Studi Sastra. 4)Jarak Estetika
Daya pikat sebuah cerita fiksi juga muncul akibat penga¬rang memiliki jarak estetika yang cukup pekat dengan cerita dan .1tokoh'To-koF —cerita itu. Seolah-olah pengarang menguasai benar- benar dunia dari to col itu, sehingga pengarang benar-benar ikut terlibat dalam diri tokoh dan ceritanya. Jika keadaan ini dapat dilakukan oleh pengarang, pembaca akan lebih yakin akan hadir¬nya cerita dan tokoh itu, seakan-akan cerita fiksi itu bukan hanya tiruan dari kenyataan itu, namun adalah kenyataan sendiri yang mengejawantah.
Waktu penulis membaca cerita Mushashi, penulis merasa ikut terlibat dalam peristiwa-peristiwa karena kekuatan cerita itu. Ketika pada adegan terakhir Mushashi mengalahkan Sasaki Kojiro, penulis merasa menyaksikan dui ksatria bertempur di tepi pantai Parangtritis, di siang hari ketika matahari terik, dan tiba¬tiba Mushashi melompat menghantam kepala Koliro dengan pedang. Kisah itu seperti Nadir di mata penulis dan bukan hanya dalam angan-angan. Ini dapat terjadi karena kekuatan cerita. Pengarang menciptakan jarak estetis yang cukup rapat sehingga tokoh dan peristiwa benar-benar hidup.  



Kukatakan pada searing dengan mahasiswa HIMABAS tentang pelajaran mengenal sastra , hal yang sesungguhnya adalah proses menggauli teks berupa mengenal dan menikmati, memahami, menilai, menghayati dan menghargai karya sastra, mengapa penting sebab catatan sastra atau teks merupakan ungkapan pengalaman manusia dengan bahasa yang mengesankan. Karya sastra mengandung berbagai nilai seperti nilai budaya, nilai keagamaan, nilai moral, nilai pendidikan maupun nilai sosial. terhadap sastra tanggapilah secara sengaja, sadar dan kritis sehingga tumbuh pengertian dan penghargaan terhadap karya yang lahir dari pengalaman hidup itu juga kontemplasi. Sebab menyukai lantaran, Sastra itu memberi hiburan juga dapat menunjukkan kebenaran hidup dan yang sedikit dikatakan bahwa sastra dapat saja melampaui batas bangsa dan zaman.

"Ketika sastra adalah kumpulan dari teks yang indah dengan cabang puisi, artikel, cerpen, naskah drama, syair maka banyak pengertian yang menandai, tapi ada hal yang baik buat rujukan ", usai teks ini maka proyektor atau LCD mengantarai keterusannya > yaitu menurut Sumardjo dan Sumaini, tahapan untuk mencapai definisi sastra secara global dalam Pendidikan Sastra ..
1. Sastra adalah seni bahasa.
2. Sastra adalah ungkapan spontan dari perasaan yang mendalam.
3. Sastra adalah ekspresi pikiran dalam bahasa.
4. Sastra adalah inspirasi kehidupan yang dimateraikan dalam sebuah bentuk keindahan.
5. Sastra adalah semua buku yang memuat perasaan kemanusiaan yang benar dan kebenaran moral dengan sentuhan kesucian, keluasan pandangan dan bentuk yang mempesona.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pemberian definisi sastra sulit / tidak mungkin, (unek-unek dalam Pendidikan sastra yaitu:
1. Karena sastra itu bukan ilmu, sastra adalah seni.
2. Jika batasan/definisi sastra dibuat, maka akan sulit menjangkau semua jenis sastra. Batasan prosa berbeda dengan puisi apalagi tentang drama.
3. definisi biasanya tidak berhenti pada membuatdeskripsi saja, tetapi juga mencakup usaha penilaian. Seperti perasaan spontan (bagaimana mengukur spontan). Misal: penilaian.
4. Batasan sastra bersifat nature.

Dari batasan yang didapat ternyata mendapat unsur yang sama, dalam pendidikan sastra yaitu isi sastra:
1. Pikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, kepercayaan.
2. Ekspresi/ungkapan.
3. Bentuk.
4. Bahasa.

Kemudian kesemuannya tersebut dijadikan satu definisi lagi, yaitu:
Sastra adalah ungkapan pribadi dari seseorang manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa.

Syarat-syarat keindahan:
1. Keutuhan/unity.
2. Keselarasan/harmony. -> Antar unsur tidak saling mnejatuhkan.
3. Keseimbangan/balance.
4. Fokus/pusat penekanan sesuatu unsur, atau disebut juga Rightemphesys.
 __________________
Seolah-olah sangat membenci "ketaksempurnaan" (gantung di Monas jika..!!)  tapi juga  tak ngerti apapun tentang masyarakat. lebih lagi tentang Pertaruhan Nasib Buruh_By kaimuddin, demikianlah catatan ala kadarnya untuk belajar sastra dan Puisi dalam Luka Indonesia

sepeda tua ontel

Apresiasi pagi itu Ahad, sedang  Komunitas Sepeda Tua, "KOMPASTA Maros dan Makassar", kumpul dan berleha-leha sejenak di warkop dg Te'ne, lewat puisi  ku sampaikan kesan untuk Indonesia sebab mereka ingin meng- Indonesia, kesadaran yang aku sendiri juga tak mengerti. mereka .. sekelompok pengendara sepeda di pagi yang berembun dan seksi. Menyukai yang tua dan tetap asyik kukira inilah latar belakang atau cara-cara meningkatkan motivasi dan lewat sepeda tua dan senyum mereka yang mengambang seolah mewakili nikmat dari  Tuhan dengan memberi  yang terbaik bagi mereka tanpa asap knalpot, bukan memberi yang selalu kau inginkan tapi memberi yang terbaik dari yang kau butuhkan, amin....Wallahu a' lam.
sepeda tua ontel
catatan : 14 maret 2012
bersama KOMPASTA Maros & Makassar (Komunitas Sepeda Tua)
 
Orang-orang sepanjang jalan berbeda warna dan tatapan mata, garis-garis gerilya yang tak seluruhnya bisa diceritakan atau scenario gelap yang mungkin disembunyikan sampai saatnya taqdir yang menguat memenuhi rekaman, “sebagai gambaran hidup yang diputar berulang-ulang dari ujung kaki sampai ujung kepala, sebuah bukti hidup yang lama mengapit”.

Tak ada yang perlu dibedakan karena jiwa tak perlu dipetakan dalam hidup yang penuh batasan ini, tiada milik tiada ada yang berarti ataupun mempunyai sebuah nama, segalannya seakan terbuat dari udara “ada lalu tiada”, sampai pada akhirnya, diam, jatuh, terlantar dan mati membusuk: sebuah kekosongan kukira……yang menjadikanmu tiada.
 
tapi, pada suatu hari baik nanti, orang-orang sepanjang jalan berbeda warna dan tatapan mata yang kita lihat itu, pastilah sederhana tatapanmu padanya : bahwa pada akhirnya sesuatu menjadikan kita tiada….  
_______

sepeda tua komunitas ontel
ramai mereka bilang "kami menyukai sepeda tua ini dan bahkan berepot-repot mendapatkan-nya, ya tak lain karena perasaan kesederhanaan, kesahajaan dan disini (sesama anggota) kami tidak mengenal kelas atau stratifikasi, kami lebur dengan istilah tua antik pede nyaman atau pake ontel ya asyiklah.
sepeda tertua ontel
_________________
kaimuddin mbck "di bawah pohon apresiasi pada Kompasta_
 sepeda tua buatan Inggris. sepeda tua buatan Inggeris Merek Rely  tercatat sebagai sepeda tertua di KOMPASTA dengan penetapan tahun pembuatan 1930, komunitas kompasta lebih sering kami dapat-i  touring hingga ke taman wisata Bantimurung di tambah  kegiatan lain yang bersifat sosial

Liputan di Hanoi
"Bius pedal mode sepeda tua ( Vietnam- hanoi)
jajaran Sepeda sepanjang jalan West Lake, beberapa yang terlihat seperti sepeda mereka terbuat dari timah, tetntu dengan dana beberapa ribu dolar.dilengkapi dengan jingle lonceng sepeda yang suaranya sejuk-kan hati, ya  cukup santai.

Di suatu pagi musim semi dan sekelompok lebih dari 40 penduduk setempat berkumpul di sudut Thanh Nien Street. Seorang tua dalam seragam tentara melangkah maju dan mulai menggalang perhatian orang. dengan sepeda tuanya, Hanoi Xua & Nay Klub Sepeda Tua didirikan pada tahun 2007 oleh lima pecinta sepeda tua, Nguyen Van Tuan, Hung Nuoc, Hung Beo, Hung Quat dan Cuong Jon. Tuan itu mata kabut lebih ketika ia mengingat kembali pada hari-hari pertama. "Saya pertama kali bermimpi memiliki sepeda ketika aku masih kecil. Orang tua saya sangat miskin dan aset mereka paling berharga adalah sepeda tua. Tujuh saudara-saudara kita tidak pernah diizinkan menyentuhnya. Jadi, ketika saya tumbuh dan mendapat pekerjaan, saya menginvestasikan banyak uang untuk mengumpulkan sepeda tua. "

Untuk tetap fit, Tuan akan mengambil sepedanya untuk Thanh Nien Jalan setiap pagi untuk berolahraga, di mana ia respon dengan empat penggemar sepeda lain sesama. Setelah tiga tahun, klub itu memiliki 43 anggota, sebagian besar perwira pensiunan berusia dari 40 sampai lebih dari 80.

Salah satu klub anggota, Tran Nhu Untuk, dengan bangga menunjukkan kepada kita warna perak nya Aviac, dibuat pada tahun 1930 dan dibeli selama perjalanan bisnis ke Prancis. "Pada saat itu saya hanya perlu sebagai cara untuk berkeliling," katanya. Saya membelinya untuk 200 Euro dari teman di tahun 2005. Aku menjadi sangat melekat padanya dan menghabiskan banyak waktu belajar tentang sepeda tua. ", juga memperlihatkan jenis lampu tua sepedanya seperti gambar berikut ini


Sejauh ini, dia telah berhasil mengumpulkan sepuluh sepeda tua dengan nama merek yang berbeda. Aviac Nya sekarang sepeda tertua di koleksi klub. Ini juga yang paling berharga, bernilai USD 2.500 mahal.

Anggota tertua klub adalah 86-tahun Nguyen Danh Dien di Le Dai Hanh Street. Pernah dikenal sebagai terbaik "kurir" negara itu, ia dipilih oleh Perancis untuk mewakili Vietnam dalam perlombaan sepeda di Paris pada 1940-an. Dia masih penuh dengan energi. "Saya telah arthritis tapi aku selalu mencoba untuk mengambil bagian dalam semua kegiatan di klub," kata Dien. "Bersepeda juga merupakan cara untuk menjaga diri fit dan sehat." Dien ini bersepeda pada Aviac Sebuah Duravia dibuat pada tahun 1960.

Seorang anggota terhormat, pendiri Hung, memiliki koleksi terbesar sepeda dorong di Hanoi. Koleksinya hampir 40 sepeda terdiri dari hampir semua merek berusia Prancis seperti Marila, Follis, Joang Fonix, Sterling, Mercier, Peugeot, dan Aviac.

Untuk merayakan ulang tahun 1.000 th Thang Long - Hanoi, klub adalah mencari untuk masa depan, memegang perjalanan dan kegiatan yang mereka harap akan mendorong orang untuk memelihara lingkungan.
____________

catatan akhir sepeda tua ontel
Tetapi hari ini adalah zaman pencerahan semesta sekali lagi tanpa bensin dan asap knalpot, meskipun yang kita lalui tetap lorong-lorong yang banyak pintunya, milih hingga pada akhirnya kita katakan bahwa "setiap pilihan selalu /pasti tepat", tetapi apakah ini termasuk pilihan hati atau suatu yang terjadi karena mengikuti ajakan teman2 senior pada kecintaan benda antik...ah, laku kita juga susah ditebak baik dan benarnya, atau kita mungkin telah terkontaminasi dengan sistim hidup yang kita anuti secara mengalir.